Polisi Dampingi Poktan Budi Luhur Kelola Jagung

Polisi Dampingi Poktan Budi Luhur Kelola Jagung

SIDOARJO – Bhabinkamtibmas Desa Bakung Temenggungan, Polsek Balongbendo, Polresta Sidoarjo, Aipda A.M. Murtadoh melaksanakan kegiatan sambang ke lahan jagung ketahanan pangan milik Kelompok Tani (Poktan) Budi Luhur di Dusun Ciro Wetan, Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional dan upaya meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.


Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan kepada petani. Salah satunya dengan melakukan pemantauan secara langsung terhadap lahan pertanian produktif yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sidoarjo.


Kegiatan berlangsung di lahan seluas kurang lebih 10 hektare yang berada di Dusun Ciro Wetan RT 13 RW 03, Desa Bakung Temenggungan. Lahan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang ditanami benih jagung bantuan dari Polresta Sidoarjo.


Dalam kunjungannya, Aipda A.M. Murtadoh memberikan motivasi, dukungan, dan semangat kepada para petani Poktan Budi Luhur agar terus optimal dalam merawat tanaman jagung. Ia juga berkoordinasi langsung dengan para petani terkait perkembangan tanaman yang saat itu telah menunjukkan pertumbuhan yang baik berkat perawatan rutin.


Selain itu, kegiatan sambang dimanfaatkan untuk melakukan monitoring terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan. Salah satu permasalahan yang disampaikan adalah kebutuhan pupuk yang masih belum terpenuhi, meskipun bantuan bibit jagung telah diterima sebelumnya.


Aipda A.M. Murtadoh menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai penggerak dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan.


“Lahan yang sebelumnya tidak produktif kini telah diolah dan ditanami jagung. Harapannya, dengan perawatan yang maksimal serta antisipasi terhadap hama, tanaman ini dapat tumbuh optimal hingga masa panen,” ujarnya.


Menurutnya, kolaborasi yang baik antara aparat kepolisian dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program ketahanan pangan. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.


Melalui sinergi antara Polri dan Kelompok Tani Budi Luhur, lahan yang sebelumnya kurang produktif kini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai lahan pertanian. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bakung Temenggungan dan sekitarnya.